Sejarah PT. Matahari Departemen Store
PT. Matahari Departemen Store dimulai sejak tahun 1958 dimana bapak Hari Dermawan mendirikan suatu perusahaan dagang yang mempromosikan toko seluas 159 meter persegi di pasar Baru Jakarta Pusat yang menjual pakaian dari usaha konveksi garment di lantai dua bangunan toko tersebut. Toko serba ada Matahari yang pertama dibuka pada tahun 1972 dengan luas sekitar 1500 meter persegi yang juga terletak di bilangan Pasar Baru. Dari konsentrasi penjualan pakaian-pakaian Impor dan Eropa, PT. Matahari putra prima mengalihkan pada pakaian-pakaian buatan lokal sejak adanya pengenaan tarif impor di tahun 1975. Sejak pada saat itu juga segmen pasar diarahkan pada segmentasi berpenghasilan menengah. Pada tahun 1984, 12 tahun setelah pembukaan toko yang pertama PT. Matahari Putra Prima tampil sebagai salah satu perusahaan jaringan “toko Serba ada” dengan jumlah keseluruhan 11 toko terbesar di 3 kota utama Jakarta, Bogor dan Bandung, hanya berselang waktu 8 tahun sesudah tahun 1984 telah berhasil dibuka tambahan 22 toko baru pertanggal 30 Juni 1992, PT. Matahari Putra Prima membuka 33 buah toko tersebar di 16 kota di seluruh Indonesia.
Perseroan yang berkedudukan di Jakarta ini didirikan oleh bapah Hari Darmawan pada tanggal 11 Maret 1986 berdasarkan akta No. 30 yang dibuatdihadapan notaris dan telah disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia. Berdasarkan surat keputusan No. C2.5238.HT.01-01.TH.86. tanggal 26 Juli 1986 didaftarkan di kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dibawah No. 1745/1986 tanggal 27 Agustus tahun 1986 dan diumumkan pada berita Negara Republik Indonesia No. 73 tanggal 10 September 1991 tambahan No 2954, pada saat didirikan pemegang saham perseroan terdiri dari Hary Darmawan dengan jumlah nominal saham sebesar Rp. 190.000.000 dan Susah Darmawan dengan nominal jumlah saham Rp. 10.000.000. Untuk priode akhir tahun 1988 sampai dengan 30 Juni 1992 perkembangan usaha perseroan memperlihatkan trend yang membaik bila ditinjau dari pertumbuhan jumlah toko yang diusahakan secara aktual dengan memperlihatkan efek penggabungan usaha perseroan dengan PT. Matahari Setia Darma dan PT. Matahari Agung Perdana pada bulan Mei 1991 yang diperhitungkan surat per 31 Desember 1988 jumlah toko yang diusahakan perseroan adalah 9 bulan yang kemudian menjadi 12 toko akhir 1989 dan 15 toko pada akhir tahun 1990. Per 31 Desember 1991 setelah pengalihan 13 toko dari PT. Matahari Putra Perkasa ke perseroan yang dilakukan pada bulan Mei 1991 jumlah toko pada pertengahan pertama 1992 jumlah toko meningkat menjadi 33 buah per 30 Juni 1992. Matahari telah memenuhi kebutuhan pelanggan selama lebih dari 53 tahun dan sekarang memiliki 104 toko di seluruh Indonesia.
Di Matahari, kami selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan kami dan pilihan terbaik dari barang modis dalam suasana toko yang sangat menarik. Misi kami adalah untuk selalu menyediakan produk-produk fashion berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau.
Matahari grup terdiri dari perusahaan-perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh bapak Hari Darmawan beserta keluarga baik secara langsung maupun tidak langsung. Toko matahari pertama kali berada di Ujung Pandang adalah Matahari Maksar Mall yang dibuka pada tanggal 29 September 1994 yang merupakan toko yang ke 87 pada tanggal 27 Februari 1996 Matahari Plasa Maricaya pun dibuka namun akhirnya ditutup. Setelah itu dibuka Matahari Mall Panakukang, Matahari Mall GTC dan terbaru adalah Matahari New Generation Mall Ratu Indah pada tanggal 19 Desember tahun 2008. Pada perkembangannya akhir tahun 2009. PT. Matahari Departemen Store dimiliki oleh pihak PT. CVC (Capital Ventura Company). PT. Matahari Departemen Store (perseroan) yang merupakan salah satu departemen store terkemuka di Indonesia didirikan dengan nama PT. Stephens Utama Internasional Leasing Corporation pada tahun 1982, perseroan menciptakan saham perdananya dibursa efek pada tahun 1989 dan namanya diubah menjadi PT. Pablic Utama tbk, perseroan juga telah melakukan Rights Issue pada tahun 2001 dan 2009.
- Visi PT. Matahari Departemen Store adalah sebagai berikut : Menjadi Peritel Pilihan Utama Indonesia Matahari tidak hanya ingin menjadi jaringan department store yang terbesar dan terpercaya tetapi juga menjadi pilihan utama konsumen Indonesia dalam mendapatkan semua kebutuhan fashion mereka. Matahari terus berusaha untuk memenuhi setiap ekspektasi pelanggan dengan memberikan pengalaman berbelanja yang berkualitas sesuai dengan cita rasa khas masyarakat Indonesia
- Misi PT. Matahari Departemen Store adalah sebagai berikut : Secara konsisten menyediakan beragam produk fashion yang tepat serta layanan terbaik untuk meningkatkan kualitas hidup konsumen. Pertumbuhan konsumen Matahari tidak hanya berdampak pada meluasnya lokasi gerai Matahari, tetapi juga meningkatnya ragam pilihan busana fashion, perlengkapan rumah tangga dan produk kecantikan yang ditawarkan. Dengan memelihara hubungan yang erat dengan pelanggan, Matahari ingin senantiasa menyesuaikan diri dengan setiap perubahan gaya hidup pelanggan, mengantisipasi kebutuhan masa depan, dan memastikan gerai Matahari tetap menjadi tempat yang menarik untuk berbelanja dengan staf yang cekatan dan berwawasan
Tujuan Perusahaan:
- Untuk meningkatkan kualitas hidup konsumen
- Secara konsisten menyediakan beragam produk fashion yang tepat
- Department store ritel terbesar di Indonesia untuk produk busana fashion, produk kecantikan dan produk perlengkapan rumah tangga.
Analisis SMART PT Matahari Departemen Store
- Specific (Significant, Stretching, Simple) Pertumbuhan konsumen Matahari tidak hanya berdampak pada meluasnya lokasi gerai Matahari, tetapi juga meningkatnya ragam pilihan busana fashion, perlengkapan rumah tangga dan produk kecantikan yang ditawarkan.
- Measurable Jelas dan konkrit serta mempu menjadi motivasi karyawan, selain itu juga menekankan pentingnya kriteria yang digunakan untuk mengukur besarnya kemajuan yang dibuat dalam mencapai target pada setiap karyawannya.
- Aplikable / Attainable Menekankan bahwa target harus realistis dan dapat dicapai, mengembangkan perilaku, kemampuan, keahlian, dan kapasitas finansial untuk mencapainya. Target dapat dicapai dengan menjual barang sebanyak-banyaknya. Dan menjual member juga bisa memenuhi targetnya.
- Reliabel / Relevant Selalu sesuai dengan harapan dan kepentingan stakeholder serta perkembangan zaman atau realita kehidupan, hal ini ditandai dengan keberhasilan perusahaan dalam memberikan lapangan pekerjaan bagi yang membutuhkan pekerjaan. Sementara itu, Target yang relevan, jika tercapai, akan mendorong tim, departemen, dan organisasi lebih maju.
- Timely / Time Able Memiliki tenggang waktu atau kemampuan untuk dicapai dalam waktu tertentu, serta perbaikan pelayanan secara terus menerus dan berkesinambungan. Selain itu juga, menekankan pentingnya menepatkan target dengan kerangka waktu, yaitu memberikan deadline.
Analisis SWOT PT Matahari Departemen Store
Kondisi industri yang positif dan negatif merefleksikan peluang dan ancaman yang dihadapi. Untuk melanjutkan kelangsungan usaha dan meningkatkan persainganpasar, maka Perseroan mengindentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang danancaman yang dimiliki, sebagai berikut:
1. Kekuatan (Strengths)
• Jumlah penduduk Indonesia yang banyak, disertai dengan harga produk-produk yang relatif terjangkau membuat penjualan produk Perseroan terus berkelanjutan.
• Pangsa pasar Indonesia yang besar memungkinkan untuk mendapatkan marketshare yang besar.
• Hubungan dengan pemasok yang telah terjalin.
2. Kelemahan (Weaknesses )
• Terbatasnya kemungkinan penambahan gerai-gerai di lokasi yang strategis yang merupakan pusat perbelanjaan yang sering dikunjungi, terutama untuk daerah Jakarta yang penuh dengan pusat perkantoran sehinggan mal-mal yang letaknya strategis menjadi sasaran utama bagi perusahaan-perusahaan retail lainnya.
• Minimnya ketersediaan sumber daya manusia yang terlatih dan menguasai bidang ritel department store
3. Peluang (Opportunities )
• Prospek bisnis ritel yang masih menjanjikan pertumbuhan investasi maupunomset yang cukup baik sejalan dengan membaiknya kondisi perekonomian diIndonesia yang berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.
• Penggunaan kartu kredit sebagai tren masyarakat modern meningkat. Haltersebut mendorong pertumbuhan omset ritel modern.
• Perkembangan fashion yang tiada pernah berhenti serta pola hidup sebagianmasyarakat Indonesia yang mengikuti gaya (trend ) masa kini membuat bisnis retail senantiasa memiliki pelanggan.
• Penilaian Saham PT Matahari Department Store Tbk
4. Ancaman (Threats )
• Perseroan memiliki pesaing-pesaing yang tangguh dan berskala internasional;
• Pesaing utama Perseroan adalah PT Metro Realty Tbk, PT Rimo Catur LestariTbk dan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk
• Peraturan pemerintah yang dapat berubah-ubah, terutama untuk kebijakanekspor maupun impor yang sangat erat kaitannya dengan bisnis retail.
• Kemungkinan terjadinya krisis ekonomi di masa mendatang yangmengakibatkan melemahnya nilai tukar Rupiah, sehingga harga produk-produkmenjadi meningkat.
• Risiko bencana alam yang akhir-akhir ini sering terjadi di Indonesia dapatmengakibatkan jalur distribusi produk menjadi terhambat.
5. Daya Saing
a. Sumber daya
berwujud : SPB/SPG, Supervisor, Koordinator, produk, komputer, showroom / outlet, kantor, mesin EDC, AC, gudang
tak berwujud : brand, jasa pelayanan, kerjasama dengan depstore
b. Kemampuan kumpulan sumber : karyawan, gudang (distribution center), kerjasama dengan depstore
c. Kompetensi Inti : SPG, SPB, kualitas produk
d. Keunggulan bersaing yang berkesinambungan : SPG, SPB
e. Daya Saing : pelayanan
Add to Cart More Info